Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

Featured Slider Styles

Display Grid Slider

Grid Slider Styles

Display Trending Posts

Display Author Bio

Display Instagram Footer

Dark or Light Style

Kontributor

Diberdayakan oleh Blogger.
Cegah, gejala dan penyebab Osteoporosis

Cegah, gejala dan penyebab Osteoporosis


Cegah, gejala dan penyebab Osteoporosis

Cegah, gejala dan penyebab Osteoporosis, Osteoporosis adalah penyakit yang ditandai dengan penurunan kepadatan massa tulang sehingga tulang menjadi rapuh dan mengakibatkan terjadinya patah tulang. Dapat diartikan bahwa osteoporosis sebagai tulang keropos. Osteoporosis seringkali tidak disadari oleh penderitanya.

Data Puslitbang Gizi Kementerian Kesehatan 2006, bahwa  2 dari 5 orang Indonesia memiliki resiko terkena osteoporosis. Dengan demikian osteoporosis merupakan masalah yang besar dan serius bagi penduduk Indonesia. Sehingga perlu dilakukan usaha pencegahan­ osteoporosis  dengan memberi pemahaman pada masyarakat luas yang bisa dimulai dari masa balita dengan pemberian asupan kalsium yang cukup, pola hidup yang aktif serta menghindari hal- hal yang mempermudah terjadinya osteoporosis.

Diperkirakan 1 dari 3 wanita dan 1 dari 12 pria di atas usia 50 tahun di seluruh dunia menderita osteoporosis. Ini menambah kejadian patah tulang yang sebagian besar melibatkan tulang vertebra (belakang), panggul dan pergelangan tangan. Patah tulang panggul paling sering terjadi akibat osteoporosis. Di Amerika Serikat lebih dari 250.000 patah tulang panggul pertahunnya merupakan akibat dari osteoporosis.

Penelitian osteoporosis terhadap kaum pria masih sedikit dilakukan namun telah dibuktikan bahwa resiko osteoporosis, patah tulang paha atas pada pria usia lanjut sangat erat kaitannya dengan rendahnya massa tulang saat diperiksakan densitas tulang (Bone Mineral Density), kelemahan otot paha, tubuh yang ramping, berat badan rendah, penurunan kadar hormon testoteron, merokok dan minum alkohol yang berlebihan.

Klasifikasi Osteoporosis

  • Osteoporosis primer,
    Sering menyerang wanita paska menopause dan juga pada pria usia lanjut

  • Osteoporosis sekunder,
    Disebabkan oleh penyakit Cushing's disease, Hyperthyroidism, Hyperparathyroidism, Hypogonadism, kelainan hati, kegagalan ginjal kronis, kurang gerak, kebiasaan minum alkohol, pemakaian obat-obatan steroid, kelebihan kefein dan merokok.

Penyebab Osteoporosis

Beberapa hal yang bisa menjadi penyebab Osteoporosis adalah :
  1. Kekurangan hormon estrogen pada wanita yang membantu mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang. Wanita kulit putih lebih mudah terkena osteoporosis daripada wanita kulit hitam.

  2. Kekurangan kalsium yang berhubungan dengan usia dan ketidak seimbangan antara kecepatan hancurnya tulang dengan pembentukan tulang yang baru sehingga tulang menjadi lebih tipis dan rapuh sehingga mudah patah. Osteoporosis biasanya terjadi pada usia di atas 70 tahun dan 2 kali lebih sering menyerang wanita.

  3. Penyakit tertentu seperti gagal ginjal kronis, kelainan hormonal dll dapat menjadi penyebab osteoporosis.

  4. Obat-obatan seperti kortikosteroid, obat pencahar, obat maag (golongan antasida) dll juga dituding menjadi salah satu penyebab osteoporosis.

  5. Tidak diketahui sebabnya. Hal ini terjadi pada anak-anak dan dewasa muda yang memiliki kadar dan fungsi hormon yang normal dan tidak memiliki penyebab yang jelas dari rapuhnya tulang.

  6. Pemakaian alkohol yang berlebihan dan merokok dapat memperburuk osteoporosis

Tanda dan Gejala Osteoporosis

Pada awalnya osteoporosis tidak menimbulkan gejala. Jika kepadatan tulang sangat kurang, akan menyebabkan tulang menjadi kolaps atau hancur, maka akan timbul nyeri dan kelainan bentuk. Kolaps tulang belakang menyebabkan nyeri punggung menahun. Tulang belakang yang rapuh bisa mengalami kolaps secara spontan atau karena cedera ringan. Biasanya nyeri timbul secara tiba-tiba dan dirasakan di daerah tertentu dari punggung, yang akan bertambah nyeri jika penderita berdiri atau berjalan. Jika disentuh, daerah tersebut akan terasa sakit, tetapi biasanya rasa sakit ini akan menghilang secara bertahap setelah beberapa minggu atau beberapa bulan. Jika beberapa tulang belakang hancur, maka akan terbentuk kelengkungan yang abnormal dari tulang belakang (punuk Dowager), yang menyebabkan ketegangan otot dan sakit.

Tulang lainnya bisa patah, yang seringkali disebabkan oleh trauma yang ringan atau tanpa trauma. Salah satu patah tulang yang paling serius adalah patah tulang panggul.
Penyusutan tinggi badan dan tubuh yang menjadi bongkok

Baca juga : Penyakit dan pengobatan osteoarthritis

Siapa saja yang dapat terkena osteoporosis?

  • Usia lanjut baik wanita ataupun pria.
  • Usia lanjut perlu diwaspadai karena pada usia 60 - 70 tahun lebih dari 30 % wanita mengalami osteoporosis dan insiden ini meningkat pada usia 80 tahun ke atas menjadi 70 % wanita menderita osteoporosis. Pada pria, osteoporosis lebih dikarenakan proses usia lanjut, sehingga insiden penyakit ini lebih banyak pada kaum wanita
  • Menopause, makin dini menopause makin besar risiko osteoporosis
  • Ada kaitannya dengan berkurangnya hormon estrogen pada masa menopause dan penurunan massa tulang karena proses penuaan.
  • Perokok dan pemakai alkohol dan  soft drink.
  • Mereka yang bertubuh ramping atau kurus
  • Ras asia
  • Mereka yang jarang berolahraga
  • Mereka yang menggunakan obat obatan golongan steroid, anti kejang
  • Faktor keturunan

Tips Pencegahan Osteoporosis

Pencegahan primer

Langkah pertama untuk menghindari osteoporosis  sebaiknya dimulai sejak balita. Faktor-faktor genetik, endokrin, nutrisi, mekanik semua mempunyai pengaruh pada perkembangan tulang. Sangat penting untuk mencapai massa tulang yang optimum pada masa kanak-kanak dan remaja, sehingga tabungan kalsium menjadi cukup sampai akhir hayat dan terhindar dari penyebab osteoporosis. Kurangnya nutrisi dan aktifitas fisik sejak masa kanak-kanak, akibat perubahan gaya hidup akan memberi peluang terjadinya osteoporosis. Kiranya perlu segera dikoreksi melalui kebiasaan hidup sehat sejak usia muda.

Pencegahan sekunder

  • Tidak mengangkat beban berat yang berlebihan
  • Lakukan olah raga yang teratur dengan beban. Selain dapat menguatkan otot dan tulang juga akan meningkatkan kesegaran jasmani dan menambah percaya diri. Bentuk olah raga yang  dianjurkan adalah aerobik, jalan kaki, jogging atau  bersepeda. Waktu berolah raga disarankan 20-40 menit per kali latihan, sedangkan untuk frekuensi idealnya adalah 3-4 hari per minggu.
  • Asupan gizi seimbang terutama asupan yang mengandung kalsium seperti susu rendah lemak dua gelas sehari sudah dapat memenuhi kebutuhan akan kalsium. Sumber kalsium lainnya meliputi sayuran berdaun hijau gelap (brokoli, kangkung, rumput laut), ikan salmon, produk kedelai (tahu, tempe, kembang tahu, susu kedelai, susu kambing, kacang kedelai), es krim, yoghurt  serta keju
  • Berhati-hatilah menggunakan obat yang dapat mengganggu kinerja tulang. Salah satu contohnya adalah obat kortikosteroid yang dapat menekan kerja hormon pengatur pembentukan tulang. Obat lainnya adalah antasida, obat pencahar, cholestiramine, obat diuretik, anti-gout dan beberapa jenis obat anti-rematik yang memiliki efek mengganggu penyerapan kalsium.
  • Hindari tirah baring terlalu lama
  • Batasi penggunaan garam Garam dapur yang terdiri dari natrium (Na) dan klorida (Cl). Konsumsi natrium (sodium) yang berlebih, baik yang berasal dari garam dapur maupun monosodium glutamat (MSG)  atau penyedap masakan dapat berdampak buruk terhadap kesehatan. Selain memiliki efek hipertensi, natrium juga berpotensi untuk menghilangkan kalsium dari tubuh. Natrium akan mengeluarkan kalsium dari tubuh melalui urin. Cara menghindari kehilangan kalsium akibat natrium adalah dengan membatasi konsumsinya
    Terapi sulih hormon dapat diberikan setelah menopause. Estrogen merupakan hormon yang menurun jumlahnya dalam tubuh apabila wanita mengalami menopause. Hal ini ditengarai sebagai penyebab osteoporosis utama pada wanita. Obat berisi hormon estrogen yang diberikan pada wanita pasca menopause diharapkan dapat mencegah osteoporosis
  • Cukupi konsumsi vitamin D yang diketahui mampu memelihara kesehatan tulang dengan cara meningkatkan penyerapan kalsium dari sistem pencernaan serta mengurangi pembuangannya melalui ginjal. Dalam bentuk non-aktif, vitamin D banyak terdapat di bawah kulit. Vitamin D akan menjadi aktif dan berfungsi apabila terpapar sinar matahari sebelum jam 9 pagi  yang banyak mengandung ultraviolet sekitar 20 menit per hari, minimal 3 kali seminggu sudah cukup untuk membantu produksi vitamin D. Sinar matahari dapat membantu tubuh memproduksi vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh dalam pembentukan massa tulang
  • Bantu dengan obat pencegah dan pengobatan osteoporosis seperti biphosphonat dan testosteron.
    Hindari faktor penghambat penyerapan kalsium, seperti : merokok, minum alkohol, soft drink dan kopi yang berlebihan.
  • Pertimbangkan untuk mengkonsumsi suplemen kalsium jika kesulitan untuk mendapatkan cukup kalsium dari makanan sehari-hari, namun harap berhati-hati karena kelebihan kalsium dalam jangka panjang dapat juga menimbulkan efek samping.
Baca juga: Tips Cara Mencegah Osteoporosis

Kesimpulan dan saran

Osteoporosis merupakan penyakit kronis yang mengakibatkan kerusakan kepadatan tulang, sehingga dapat menyebabkan patah tulang. Wanita lebih rentan terkena penyakit osteoporosis daripada pria terutama saat memasuki menopause. Dampak sosial dan  perawatan osteoporosis memerlukan biaya besar serta akan  menyita waktu, dana dan tenaga. Secara menyeluruh dapat disimpulkan bahwa osteoporosis dapat menimbulkan kecacatan, yang sangat mengganggu kualitas hidup penderitanya. Untuk itu segeralah cegah dengan mengenali gejala osteoporosis sejak dini.



Sumber : http://obatherbal-murah.com/cegah-gejala-dan-penyebab-osteoporosis/



Baca selengkapnya »
Unknown
0 Comments

You Might Also Like

Gejala asma pada anak dan pencegahannya


Gejala asma pada anak dan pencegahannya, Penyakit asma dapat terjadi pada semua usia, tanpa kecuali anak-anak. Asma bahkan lebih sering terjadi pada anak-anak, khususnya pada anak mulai umur lima tahun. Asma merupakan salah satu jenis penyakit alergi. Asma pada anak dipicu oleh beberapa faktor.

Baca juga: Gejala penyakit asma dan penanganannya

Gejala asma pada anak dan pencegahannya


Berikut ini adalah kelompok anak-anak yang memiliki risiko terkena asma lebih besar dibandingkan anak lainnya:

  • Jika seorang anak memiliki salah satu atau kedua orang, atau kerabat yang mempunyai alergi, maka ia memiliki bakat yang besar untuk mengidap alergi.

  • Anak yang lahir dari ibu yang merokok selama masa kehamilan, juga memiliki kemungkinan lebih besar mengidap asma.

  • Kelompok anak yang juga berisiko memiliki asma adalah mereka yang tinggal di wilayah perkotaan, terutama anak-anak yang berasal dari kelompok sosial ekonomi rendah.

  • Anak yang pada usia dini telah menghadapi alergen dengan konsentrasi tinggi, juga lebih berisiko terkena asma.


Gejala Asma Pada Anak


Beberapa gejala asma pada anak adalah sebagai berikut:

  • Sering batuk, terutama pada malam hari, saat tertawa, atau saat bermain.

  • Kerap merasa tegang pada otot-otot dada dan leher.

  • Napas pendek, cepat, dan berbunyi.

  • Sering merasa lelah saat bermain atau melakukan aktivitas lain.

  • Mengeluh tidak nyaman di daerah dada.


Faktor pencetus terjadinya serangan asma, antara lain adalah alergen dan faktor fisik. Yang termasuk alergen, antara lain debu, bulu binatang, spora jamur, kotoran kecoa, makanan tertentu, dan serbuk sari tumbuhan. Sedangkan, yang termasuk faktor fisik, antara lain radang saluran napas, gangguan emosi, asap, udara, bau-bauan, dan perubahan cuaca.

Pencegahan Asma pada Anak


Berbagai upaya pencegahan dapat dilakukan, baik pada anak yang asmanya belum bermanifestasi maupun yang sudah bermanifestasi. Upaya-upaya pencegahan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Orang tua, khususnya ibu sebaiknya tidak merokok, apalagi ketika sedang hamil.

  • Memberikan ASI eksklusif kepada bayi untuk membentuk kekebalan tubuhnya.

  • Menghindarkan anak dari semua faktor pencetus.

  • Menghindarkan anak dari Pantangan Makanan Penderita Asma (makanan dingin, gorengan, dan minuman bersoda).


Jika anak mengalami serangan asma, harus diberikan pengobatan yang memberikan hasil terbaik, dengan efek samping yang sekecil mungkin.

Demikian informasi mengenai Gejala asma pada anak dan pencegahannya, semoga bermanfaat.
Baca selengkapnya »
Unknown
0 Comments

You Might Also Like

Manfaat dan khasiat teh hijau bagi kesehatan


Manfaat dan khasiat teh hijau bagi kesehatan, Teh hijau adalah jenis teh yang sangat terkenal karena memiliki kandungan nutrisi yang sedemikian berkhasiat bagi kesehatan dan kecantikan. Khasiat teh hijau memang tidak diragukan lagi. Khasiat teh ini, bahkan telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Kini, hasil penelitian juga banyak yang telah membuktikan bahwa zat-zat yang terkandung di dalam teh hijau ternyata mampu menyembuhkan berbagai penyakit, bahkan yang sudah kronis. Apa saja kandungan yang terdapat dalam teh hijau? Apa pula khasiatnya bagi kesehatan tubuh?

Manfaat dan khasiat teh hijau bagi kesehatan


Kandungan teh hijau sangat banyak, antara lain vitamin E, B12, dan C, antioksidan, polifenol atau tanin, senyawa epigallocatechin gallate, bioflavonoid, zat aromatik, asam amino, katekin, monocitrate, minyak esensi, fluoride alkaloid murni, mineral, kafein, flavanols, dan klorofil.

Zat-zat yang terkandung di dalam teh hijau inilah yang membuat teh ini begitu ampuh khasiatnya bagi kesehatan dan kecantikan. Riset yang dilakukan oleh para ilmuwan Hongkong menemukan bahwa zat-zat yang terkandung dalam teh hijau bisa masuk ke jaringan mata dan melindungi mata dari berbagai penyakit, seperti glaukoma.

Teh hijau berkhasiat untuk melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas, mencegah kanker lambung, kanker payudara, kanker pencernaan, kanker usus, dan kanker paru-paru. Khasiat ini diperoleh karena teh hijau kaya antioksidan dan polifenol.

Teh hijau bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh berkat kandungan flavonoid, antioksidan, polifenol, dan antioksidan di dalamnya. Peningkatan daya tahan tubuh ini akan menghindarkan seseorang dari serangan virus penyebab flu dan batuk.

Manfaat lain yang dipersembahkan teh hijau bagi para peminumnya adalah kemampuannya mencegah penumpukan plak pada dinding arteri yang menyebabkan tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, serangan jantung, dan meningkatnya kolesterol jahat dalam tubuh. Semua ini berkat epigallocatechin gallate dan antioksidan yang terdapat pada teh hijau.

Khasiat teh hijau untuk kecantikan, antara lain adalah melangsingkan tubuh dan mengatasi masalah pada kulit. Teh hijau banyak mengandung air dan rendah kalori sehingga mampu menurunkan berat badan.

Jika Anda memiliki masalah dengan kulit, Anda dapat merasa lega karena teh hijau akan membantu Anda untuk mengatasinya. Minum teh hijau setiap hari akan menghilangkan keriput, mencegah timbulnya jerawat, dan menghilangkan noda hitam di wajah.

Demikian informasi mengenai beberapa manfaat dan khasiat teh hijau bagi kesehatan, semoga bermanfaat dan berguna
Baca selengkapnya »
Unknown
0 Comments

You Might Also Like

Gejala dan penyebab vertigo


Gejala dan penyebab vertigo - Apakah Penyakit Vertigo Itu? Vertigo merupakan salah satu bentuk dari adanya gangguan keseimbangan pada telinga bagian dalam, sehingga menyebabkan penderitanya merasakan pusing atau keadaan sekitar terasa berputar. Bentuk kelainan seperti ini disebabkan akibat adanya gangguan pada keseimbangan baik itu gangguan sentral maupun perifer. Kelainan pada telinga sering kali menyebabkan timbulnya vertigo. Untuk mengetahui adanya kelainan yang beresiko terjadinya vertigo, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan yang disebut dengan elektronistagmografi. Penyakit vertigo juga mungkin dapat berhubungan dengan beberapa faktor seperti cedera pada kepala dan leher, gangguan pada otak seperti stroke dan tumor, sakit kepala atau migrain, hingga akibat konsumsi obat-obatan tertentu yang menyebabkan efek samping pada kerusakan telinga.

Gejala dan penyebab vertigo


Penyebab Vertigo


Dari kebanyakan kasus pederita vertigo, lebih sering disebabkan akibat masalah / gangguan pada telingan bagian dalam. Dann berikut beberapa penyebab vertigo paling umum yang diantaranya :

Benign paroxysmal positional vertigo atau BPPV.


BPPV ini terjadi akibat adanya gangguan terhadap partikel kalsium kecil (canaliths) di kanal telinga bagian dalam. Dimana telinga bagian dalam akan mengirimkan sinyal pada otak tentang gerakan relatif kepala dan tubuh terhadap gravitasi. Hal ini dapat membantu menjaga keseimbangan. BPPV sering kali terjadi dengan tanpa alasan yang pasti dan mungkin berhubungan juga dengan faktor usia.

Penyakit Meniere.


Penyakit ini merupakan salah satu jenis dari gangguan pada telingan bagian dalam yang disebabkan akibat adanya penumpukan pada tekanan fluida dan perubahan di telinga. Kondisi ini dapat menyebabkan episode dari vertigo bersama dengan telinga berdenging (tinnitus), dan gangguan pendengaran lainnya.

Neuritis vestibular atau labyrinthitis.


Ini merupakan suatu gangguan pada telingan bagian dalam yang biasanya berkaitan dengan adanya infeksi (biasanya virus). Infeksi ini menyebabkan terjadinya peradangan pada telinga bagian dalam sekitar saraf yang penting untuk membantu dalam keseimbangan tubuh.

Gejala Vertigo


Gejala vertigo biasanya sering dipicu oleh adanya perubahan posisi kepala. Adapun gejala lain yang menyertai terjadinya vertigo antara lain :

  • Terasa mual.

  • Gerakan mata yang abnormal / menyentak yang disebut dengan nystagmus.

  • Pusing seperti berputar-putar dan sakit kepala.

  • Berkeringat.

  • Dering ditelinga atau gangguan pada pendengaran.


Gejala vertigo umumnya berlangsung beberapa menit atau bahkan beberapa jam atau lebih, dan dapat terjadi berulang-ulang juga bersifat hilang timbul.

Demikian sedikit gambaran dari Gejala dan penyebab vertigo, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.
Baca selengkapnya »
Unknown
0 Comments

You Might Also Like