Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

Featured Slider Styles

Display Grid Slider

Grid Slider Styles

Display Trending Posts

Display Author Bio

Display Instagram Footer

Dark or Light Style

Kontributor

Diberdayakan oleh Blogger.

Khasiat dan Manfaat Buah Plum


Khasiat dan Manfaat Buah Plum


Khasiat dan Manfaat Buah Plum, Plum adalah salah satu buah yang memiliki warna menarik dan rasa yang lezat. Buah ini dapat dikonsumsi baik dalam bentuk segar atau dikeringkan.

Buah plum memiliki nama latin Prunus domestica memiliki sekitar 2.000 varietas yang berasal dari berbagai negara. Plum yang ada di Indonesia tergolong jenis plum Asia Barat dengan warna hijau kekuningan, rasanya asam manis dan banyak air. Berbeda dengan plum Eropa yang berwarna merah keunguan, rasanya manis, tetapi mengandung sedikit air.

Plum mengandung banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Hal ini disebabkan buah plum kaya akan vitamin A, vitamin C, vitamin K, dan serat. Plum juga merupakan buah yang kaya akan zat anti oksidan yang mampu menetralkan radikal bebas di dalam tubuh.

Tak hanya itu, ternyata buah plum juga bermanfaat dikonsumsi untuk para pria. Berikut adalah beberapa Khasiat dan Manfaat Buah Plum dalam Amazon Berries:

Menjaga kesehatan jantung
Buah Plum mengandung vitamin K yang baik untuk mencegah pembekuan darah di dalam tubuh. Oleh karena itu buah ini baik untuk memperlancar aliran darah sehingga bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Kandungan potassium di dalam buah plum dapat membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah, serta mencegah pembekuan trombosit penyebab aterosklerosis, tekanan darah tinggi, stroke dan penyakit jantung koroner.

Mengurangi tekanan darah tinggi
Satu buah plum hitam segar mengandung 113 mg kalium. Kalium merupakan mineral yang dapat membantu mengatur tekanan darah tinggi dan mengurangi risiko stroke.

Mencegah kanker
Pigmen yang ada di dalam buah plum mengandung senyawa aktif yang disebut dengan anthocyanin berfungsi melindungi tubuh terhadap radikal bebas yang mampu menyebabkan kanker. Kandungan beta karoten di dalamnya juga mampu menghindarkan tubuh dari senyawa penyebab kanker terutama kanker paru-paru dan kanker rongga mulut.

Mencegah perkembangan Kanker Payudara
Khasiat buah plum hitam selanjutnya adalah untuk menghentikan dan mencegah kanker payudara tanpa membunuh sel-sel sehat, dalam hal ini antosianin dan fitonutrien di dalamnya yang berperan.

Mengurangi risiko Diabetes type 2
Menurut seorang ahli gizi dari Kanada, manfaat buah plum hitam apabila dikonsumsi secara rutin dapat membantu Anda mengontrol kadar gula darah Anda dan mengurangi resiko diabetes tipe 2.

Mempertajam penglihatan
Buah Plum juga dikenal kaya akan kandungan vitamin A. Vitamin A adalah vitamin yang penting untuk menjaga kesehatan mata dan membuat selaput lendir mata Anda menjadi lebih sehat. Kandungan serat buah plum yang disebut dengan zea xanthin juga baik untuk kesehatan retina Anda.

Membantu kesehatan pencernaan
Setiap jenis buah plum, termasuk buah plum hitam mengandung satu gram serat yang dapat menjaga kesehatan sistem pencernaan kita. Pada buah plum hitam terkandung senyawa sorbitol dan isatin yang dapat berkhasiat untuk membantu pengaturan fungsi sistem pencernaan Anda dan diphenylisation mengobati sembelit.

Melindungi dari radikal bebas
Buah plum mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Senyawa anti oksidan seperti lutein mampu mengurangi jumlah radikal bebas berbahaya yang ada di dalam tubuh.

Meningkatkan kekebalan tubuh
Kandungan vitamin C di dalam plum diperlukan tubuh untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh yaitu meningkatkan resistensi terhadap infeksi dan peradangan.

Mengontrol kolesterol
Serat larut di dalam buah plum mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh Anda. Serat ini juga mampu membersihkan racun yang ada di dalam empedu sehingga membuat tubuh Anda menjadi lebih sehat.

Meningkatkan Daya Ingat
Makan 3-4 buah plum hitam setiap harinya dapat membantu menetralkan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh, yang dapat mempengaruhi memori Anda? Ini artinya membantu peningkatan daya ingat Anda.

Membantu Kesehatan Ibu hamil dan pertumbuhan janin.
Manfaat buah plum hitam untuk ibu hamil karena Plum hitam memiliki jumlah yang baik dari asam folat dan kalsium yang berkontribusi pada pasokan folat. Folat sangat penting bagi ibu hamil dan pertumbuhan janin.

Membantu Kesehatan Tulang
Para peneliti dari Florida State dan Oklahoma State menguji dua kelompok wanita menopause selama rentang 12 bulan untuk kepadatan tulang. Dihasilkan temuan bahwa konsumsi rutin buah plum hitam dapat meningkatkan kesehatan tulang karena mengandung kalsium dan vitamin D.

Mencegah Anemia
Meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh dan mencegah anemia dengan menyerap zat besi di dalam tubuh.

Anti Penuaan dini dan Kecantikan Kulit
Selain manfaat buah plum untuk kesehatan, khasiat buah plum hitam juga bermanfaat untuk kecantikan kulit dan sebagai anti penuaan dini, karena mengandung kadar Vitamin C, Vitamin E dan Beta Karoten yang tinggi.

Oleh karena itu tingkatkan kualitas kesehatan Anda dengan mengonsumsi buah plum. Semua Khasiat dan Manfaat Buah Plum bisa Anda dapatkan dari obat herbal Amazon Berries.

Untuk mengetahui produk Amazon Berries selengkapnya bisa baca: Apa itu Amazon Berries
Baca selengkapnya »
Unknown
0 Comments

You Might Also Like

Mitos dan fakta kanker payudara


Mitos dan fakta kanker payudara


Mitos dan fakta kanker payudara - Banyaknya mitos yang beredar, menyebabkan banyak orang salah beranggapan tentang kanker payudara. Misalnya, banyak mengkonsumsi kafein atau penggunaan mammograms, dapat memicu kanker payudara padahal sebagian besar mitos tersebut tidak terbukti.

Berikut ini beberapa Mitos dan fakta kanker payudara yang berkembang di kalangan masyarakat, tapi bagaimana yang sebenarnya?

  1. Mitos: Perempuan dengan latar belakang keluarga pengidap kanker payudara, akan terkena kanker payudara.
    Fakta : Kebanyakan atau sekitar Sekitar 70% perempuan penderita kanker payudara, justru tidak memiliki latar belakang tersebut. Namun, jika ada keluarga terdekat (misalnya ibu, anak, saudara perempuan atau nenek) Anda yang mengidap kanker payudara, artinya resiko Anda terkena kanker payudara, meningkat.Lakukan pemeriksaan mamografi 5 tahun sebelum usia mereka didiagnosis terkena kanker. Namun, kebanyakan perempuan yang terkena kanker payudara tidak memiliki riwayat keluarga yang terkena kanker.

  2. Mitos : Mengenakan bra berkawat dapat meningkatkan resiko terkena penyakit kanker payudara.
    Fakta : Teori bahwa penggunaan bra berkawat dapat memampatkan saluran limfatik, menjadikan racun menumpuk sehingga menyebabkan kanker, telah dibantah. Karena, penggunaan bra atau jenis pakaian dalam lainnya tidak memicu terjadinya kanker.

  3. Mitos: Perempuan dengan payudara kecil, lebih kecil beresiko terkena penyakit kanker payudara.
    Fakta: Ukuran payudara tidak mempengaruhi kanker payudara, hanya saja, ukuran payudara yang besar, menjadikan kanker lebih sulit untuk dideteksi.

  4. Mitos: Setiap benjolan di payudara sudah pasti kanker payudara ganas?
    Fakta : Belum tentu. Selain benjolan, gejala awal kanker payudara adalah pembengkakan, iritasi, puting menjadi kemerahan atau bersisik. Kanker payudara juga dapat menyebar hingga ke bagian ketiak.
    Sebaiknya pastikan dahulu apakah benjolan itu padat atau berisi cairan. Bila cairan, dapat langsung disedot dengan jarum dan biasanya jinak. Bila padat. sebaiknya diambil dan diperiksa di laboraturium patologi anatomi untuk ditentukan apakah ganas.

  5. Mitos : Sering mengkonsumsi kafein dapat menyebabkan kanker payudara.
    Fakta : Tidak ada hubungan sebab-akibat antara mengkonsumsi kafein dengan penyakit kanker payudara. Pada kenyataannya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat benar-benar menurunkan risiko kanker. Sejauh ini tidak ada bukti meyakinkan apakah nyeri payudara mungkin berhubungan dengan kafein.

  6. Mitos : Wanita yang kelebihan berat badan, memiliki tingkat resiko yang sama dengan wanita yang memiliki berat badan normal.
    Fakta : Penderita obesitas memiliki resiko lebih tinggi terkena kanker payudara, terutama setelah memasuki masa menopause.

  7. Mitos: Mamogram dapat menyebabkan kanker payudara menyebar.
    Fakta: Mamogram adalah tes baku untuk pemeriksaan payudara dengan menggunakan sinar X untuk mengambil foto jaringan. Sinar X dan tekanan mesin mamogram pada payudara tidak menyebabkan kanker menyebar. Mammograms dapat mendeteksi adanya benjolan jauh lebih dulu sebelum Anda merasakan adanya masalah di payudara Anda.
    Disarankan untuk melakukan screening mammogram setiap satu atau dua tahun sekali, terutama setelah memasuki usia empat puluh tahun.

  8. Mitos: Setiap penderita kanker payudara pasti akan meninggal.
    Fakta: Jika ditemukan dalam keadaan dini, kanker payudara bisa diobati dan disembuhkan.

  9. Mitos: Buah merah bisa menyembuhkan kanker payudara.
    Fakta: Tidak ada penelitian yang membuktikan buah merah ampuh mengatasi kanker payudara.

  10. Mitos: Pria bebas dari kanker payudara.
    Fakta: Pria juga dapat terkena kanker payudara walau persentasenya lebih kecil daripada perempuan. Jumlahnya, sekitar 1%. Kanker payudara pada pria juga berbahaya. Penyebaran kanker payudara pada pria lebih cepat karena jaringan sekitar payudara pria lebih tipis dari perempuan sehingga tahap awal mungkin sudah terjadi pelekatan pada jaringan sekitarnya.

  11. Mitos: Semua jenis kemoterapi menyebabkan kerontokan pada rambut.
    Fakta: Tidak selalu, bergantung pada jenis kemoterapi, dosis yang digunakan, dan jumlah obat. Ini merupakan efek samping dari kemoterapi yang biasanya terjadi 3 minggu setelah kemoterapi dimulai.

  12. Mitos: Bayi yang mendapatkan susu dari ibu yang menderita kanker payudara, memiliki resiko mengalami kanker payudara.
    Fakta: Penelitian menunjukan bahwa sel kanker tidak dapat terbawa melalui air susu. Sehingga mitos tersebut tidak terbukti.

  13. Mitos: Kanker payudara dapat disebabkan oleh adanya luka di payudara.
    Fakta: Tidak ada bukti yang menunjukkan benturan pada payudara dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara.

  14. Mitos: Pemeriksaan payudara mencegah kanker payudara.
    Fakta: Pemeriksaan payudara bertujuan mendeteksi dini kanker payudara dan tidak dapat mencegah kanker payudara.

  15. Mitos: Kanker payudara terutama menyerang perempuan berusia antara 30 dan 50 tahun.
    Fakta: Penelitian menyebutkan 77% kasus kanker payudara muncul di usia di atas 50 tahun.

  16. Mitos: Aspirin bisa mencegah kanker payudara.
    Fakta: Aspirin belum dapat dibuktikan sebagai pencegah kanker payudara, sebab belum ada penelitian yang luas untuk masalah tersebut. Walaupun secara teoritis bisa.

  17. Mitos: Payudara yang sering di remas-remas, beresiko mengalami kanker.
    Fakta: Meremas payudara (misalnya saat berhubungan intim) tidak terbukti dapat mengakibatkan kanker payudara.

  18. Mitos: Menggunakan deodoran dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudaraFakta: Menurut National Cancer Institute (NCI), tidak ada bukti konkrit yang mengaitkan penggunaan deodoran dengan kanker payudara.


Itulah sedikit cuplikan beberapa Mitos dan fakta kanker payudara yang berkembang dimasyarakat. jangan terpengaruh akan mitos, ikuti saran dokter atau ahli kesehatan yang anda tunjuk.

 

Sumber:  terasberita
Baca selengkapnya »
Unknown
0 Comments

You Might Also Like

Sekilas Tentang Penyakit HIV/AIDS

Sekilas Tentang Penyakit HIV/AIDS


Sekilas Tentang Penyakit HIV/AIDS


Penyakit HIV/AIDS

Penyakit HIV/AIDS - Ketika seseorang mengidap penyakit HIV/AIDS ada perasaan putus asa dalam dirinya. Penolakan oleh sebagian masyarakat yang enggan berinteraksi dengan ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) semakin menambah beban psikis si penderita. Beberapa alasan mengapa sebagian besar orang tidak mau berinteraksi dengan para penderita HIV/AIDS, salah satunya karena mereka takut tertular. Hal ini menunjukkan ketidaktahuan atau keterbatasan informasi bagi mereka yang tidak mengidap penyakit yang menyerang sistem pertahanan tubuh ini.

Apa itu AIDS?

Jangan menolak mereka yang menderita Penyakit HIV/AIDS. Saatnya lebih terbuka dan waspada. AIDS (acquired immune defiency syndrome) atau sindrom kehilangan kekebalan tubuh adalah sekumpulan gejala penyakit yang menyerang tubuh manusia sesudah sistem kekebalannya dirusak oleh virus yang disebut HIV (human immunodeficiency virus). Tubuh kita memiliki sistem kekebalan yang berfungsi melindungi kita dari penyakit apa pun yang menyerang dari luar. Salah satu sel yang bertanggung jawab terhadap imunitas tersebut adalah CD4, fungsinya mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, tergantung apakah ada kuman yang harus dilawan.

Pada orang sehat, jumlahnya 500-1.000 sel per millimeter kubik darah. Pada orang yang terinfeksi HIV, jumlahnya terus menurun..

Penularan dan pencegahan Penyakit HIV/AIDS


HIV ditularkan melalui tiga jalur, yakni hubungan seksual, transfusi darah dan pemakaian alat-alat yang sudah tercemar HIV seperti jarum suntik dan pisau cukur serta melalui ibu yang hidup dengan HIV kepada janin di kandungannya atau bayi yang disusuinya. Untuk memperkecil risiko tertular HIV melalui hubungan seksual, prinsip paling dasar adalah tidak melakukan hubungan seksual selain dengan istri. Bahasa sederhananya, jangan berhubungan seks dengan pekerja seks komersial. Kondom bukanlah jawaban untuk pencegahan, namun demi mendukung program Badan Kesehatan Dunia dan Pemerintah, lakukan hubungan seks aman dengan menggunakan kondom.

“Untuk ibu dengan Penyakit HIV/AIDS dapat mencegah penularan pada anak dengan program PPTCT (Prevention Parent to Child Transmission). Ibu harus minum obat antiretroviral atau ARV untuk menekan virusnya sebelum kehamilan. Pada saat melahirkan, meski dengan melahirkan normal pun bayi bisa saja tidak tertular, risiko penularan bisa ditekan lagi dengan bedah caesar,” jelas Opik.

Pengobatan Penyakit HIV/AIDS


Saat ini, Penyakit HIV/AIDS ditangani dengan terapi antiretroviral karena HIV adalah retrovirus. ARV tidak membunuh virus, tetapi dapat memperlambat pertumbuhannya. “Terapi dengan ARV berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus menekan pertumbuhan virus,” tutur Opik.

Belum ada jawaban pasti, kapan terapi ini harus dimulai. Sebagian dokter akan mempertimbangkan jumlah CD4 dan gejala yang timbul. Menurut pedoman WHO, terapi antiretroviral sebaiknya sudah dimulai sebelum CD4 turun di bawah angka 350. Berdasarkan data terakhir Kementrian Kesehatan Juni 2013, jumlah orang yang terinfeksi HIV di Indonesia adalah 108.600 orang dan jumlah kasus AIDS 43.667, sementara jumlah ODHA yang sedang mendapatkan pengobatan ARV 34.961 orang. Kompas, Senin, 2/12/2013, hal. 39, Rubrik, Ragam Tips Kesehatan.

Bergandengan tangan

Pengobatan medis adalah sebuah keharusan bagi orang yang terinfeksi HIV. Namun di satu sisi, kita tidak boleh mengabaikan kekayaan hasil alam Indonesia yang bisa membantu memperpanjang usia hidup para ODHA. Banyak tanaman dan tumbuhan herbal di Indonesia yang memiliki khasiat membantu para ODHA dalam melawan penyakitnya. Sebut saja buah manggis, ratu segala buah ini memiliki kemampuan dalam membunuh virus HIV. Hasil penelitian laboratorium memang belum ada kesimpulan mengenai hal itu, tetapi pengalaman empirik sudah banyak kisah kesaksian yang sembuh dari HIV dengan minum jus manggis.

Kuncinya dari penanganan penderita HIV/AIDS adalah bagaimana menaikkan secepat mungkin CD4 mereka agar sistem kekebalan tubuhnya kembali normal. Dengan demikian pertumbuhan virus HIV pun terhambat bahkan nol alias non reaktif. Selain manggis, ada daun sirsak yang bisa membantu para penderita Penyakit HIV/AIDS. Testimoni empirik ODHA yang merasa hidup mereka telah kembali setelah minum daun sirsak saudah banyak ditemukan.

Bukankah para penderita Penyakit HIV/AIDS juga mengidap penyakit dalam yang kronis seperti kanker hati, kanker paruparu, dsbnya. Penyakit-penyakit tersebut di atas datang karena sistem kekebalan tubuh sudah habis. Adalah sebuah pilihan tepat tatkala minum ARV juga minum herbal-herbal dari Indonesia. Mungkinkah jus Amazon Plus dan K-Muricata yang menjadi penolong saudara, ataukah Amazon Berries dan K-Muricata yang menjadi jalan keluar saudara dalam memerangi penyakit ini? Pilihan ada di tangan saudara, tugas kami hanya mengabarkan untuk saudara. Cegah dan obati Penyakit HIV/AIDS dengan herbal dikombinasikan dengan obat medis, bisa!!
Baca selengkapnya »
Unknown
0 Comments

You Might Also Like

Gejala dan Penyebab Kanker Usus Besar

Gejala dan Penyebab Kanker Usus Besar


Gejala dan Penyebab Kanker Usus Besar


Gejala dan Penyebab Kanker Usus Besar

Gejala dan Penyebab Kanker Usus Besar - Usus besar merupakan bagian dari sistem pencernaan yang berfungsi sebagai tempat menampung limbah makanan yang masuk ke sistem pencernaan. Sementara bagian ujung dari usus besar yang berada dekat anus disebut rektum.

Kanker usus besar adalah kanker yang menyerang usus besar yang letaknya berada di bagian bawah sistem pencernaan. Kanker rectal adalah kanker yang terdapat pada beberapa inchi di bagian akhir usus besar. Banyak kasus kanker usus besar dimulai dengan ukuran kecil, benjolan sel jinak yang disebut adenomatous polyps. Polip ini biasanya menyebabkan kanker usus besar.

Kanker usus besar dan rektum (juga disebut sebagai kanker kolorektal) dapat menyerang dan merusak jaringan sekitar usus dan organ lain. Sel-sel kanker juga dapat melepaskan diri dan tersebar ke bagian lain dari tubuh (seperti hati dan paru-paru) membentuk tumor baru.
Setelah tahu arti tentang kanker usus pasti kita akan mencari tahu gejala dan penyebab usus besar itu sendiri.

Gejala dan Penyebab Kanker Usus Besar


Gejala Kanker Usus Besar, Kanker usus besar memiliki gejala antara lain:

  • Perubahan pada kondisi usus, antara lain diare atau konstipasi atau perubahan rutinitas buang air besar yang tidak seperti biasanya

  • Pendarahan pada dubur atau terdapat darah pada feses

  • Ketidaknyamanan pada area perut, seperti kejang, kembung atau nyeri

  • Perasaan tidak tuntas ketika buang air besar

  • Lemah

  • Hilang berat badan

  • Anemia

  • Bentuk kotoran (feses) yang panjang dan kecil mirip pensil


Penyebab & Faktor Risiko


Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker usus besar. Tetapi dokter meyakini bahwa kanker usus besar terjadi ketika sel normal di dalam usus besar berubah. Sel normal tumbuh dan membelah untuk menjaga tubuh berfungsi secara normal. Tapi terkadang pertumbuhan ini menjadi tidak normal – sel terus membelah bahkan ketika tubuh tidak membutuhkan sel baru.

Penyebab Kanker Usus


Di usus besar dan rectum, pertumbuhan yang berlebihan ini dapat menyebabkan sel pra kanker terbentuk di saluran pencernaan.

Pertumbuhan sel pra kanker di usus besar

Kanker usus besar paling sering dimulai berupa gumpalan polip di dalam saluran usus besar. Polip dapat berbentuk seperti jamur. Polip juga dapat tidak menonjol atau tersembunyi di dinding usus besar. Polip jenis ini lebih sulit untuk di deteksi. Pengangkatan kedua jenis polip tadi sebelum mereka menjadi kanker dapat mencegah terjadinya kanker usus besar.

Mutasi gen bawaan yang meningkatkan risiko kanker usus

Mutasi gen bawaan yang meningkatkan risiko kanker usus dapat diturunkan dalam keluarga, tetapi ini hanya merupakan sebagian kecil penyebab kanker usus besar. Beberapa sindrom kanker usus antara lain:

Familial adenomatous polyposis (FAP)
FAP adalah penyakit langka penyebab ribuan polip di saluran usus besar dan rectum. Orang yang memiliki FAP dan tidak terawat memperbesar risiko kanker usus besar sebelum usia 40.

Hereditary nonpolyposis colorectal cancer (HNPCC)
HNPCC yang juga disebut Lynch syndrome meningkatkan risiko kanker usus besar dan kanker lain.Orang dengan HNPCC cenderung terkena kanker usus besar sebelum usia 50 tahun.

Faktor risiko Kanker usus


Beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker usus besar antara lain:

  • Berusia tua

  • Memiliki catatan pribadi dengan kanker usus atau polip

  • Memiliki radang pada saluran pencernaan

  • Sindrom genetik yang dapat meningkatkan risiko kanker usus besar, seperti familial adenomatous polyposis dan hereditary nonpolyposis colorectal cancer, yang juga dikenal dengan Lynch syndrome.

  • Sejarah keluarga dengan kanker usus besar atau polip pada usus besar

  • Makan makanan rendah serat dan tinggi lemak

  • Gaya hidup yang pasif

  • Diabetes

  • Obesitas

  • Merokok

  • Mengkonsumsi alkohol

  • Terapi radiasi untuk kanker


Cara Pencegahan Kanker Usus


Untuk mencegah timbulnya risiko kanker kanker usus atau kanker kolorektal, disarankan untuk menjalankan pola makan yang sehat dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi dan berprotein tinggi. Mengurangi sumber utama lemak seperti daging merah telur, produk susu, saus salad, dan lemak jenuh dari hewani.

Sebagai penyeimbang, buah-buahan, sayuran, roti gandum utuh dan sereal yang mengandung serat harus dikonsumsi.

Mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi dalam pola makan diharapkan menyingkirkan karsinogen yang terbentuk dalam kotoran besar.

Pengobatan Kanker usus :


Ada beberapa cara yang dilakukan untuk pengobatan terapi pasien penderita kanker usus atau kanker kolorektal. Pasien dapat dioperasi jika kanker mudah ditemukan dan dapat diobati. Operasi adalah pengobatan yang paling umum untuk kanker usus besar. Selama operasi, tumor, sebagian kecil dari usus yang sehat di sekitarnya, dan kelenjar getah bening yang berdekatan akan dipotong. Dokter bedah akan menghubungkan bagian usus yang sehat, pada pasien dengan kanker dubur, rektum secara permanen akan dipotong.

Sementara radioterapi/radiasi hanya digunakan untuk tumor pada rektum, dan dapat diberikan setelah operasi untuk membersihkan sel kanker yang masih tersisa. Hal lain yang dapat dilakukan adalah dengan kemoterapi yang berfungsi untuk menghancurkan sel kanker agar tidak berkembang biak. Ada juga terapi fokus sasaran (targeted therapy), yaitu dengan antibodi monoklonal yang dapat merangsang sistem kekebalan tubuh alamiah untuk menyerang sel kanker.

Pengobatan kanker usus Secara Herbal

Obat herbal tidak hanya berkhasiat menyembuhkan gejala penyakit, tetapi juga menghilangkannya hingga ke akar penyebabnya. Hal ini karena efek obat herbal bersifat holistik (menyeluruh) sehingga tidak hanya berfokus pada penghilangan penyakit tapi juga pada peningkatan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.

Untuk Penyakit kanker usus atau kanker kolorektal kami anjurkan dengan K-Muricata Obat herbal penyakit Kanker.

Baca: Obat herbal kanker usus K-Muricata

K-Muricata sangat bermanfaat untuk penyembuhan beberapa penyakit akut dan berbahaya seperti stroke, tumor, dan 14 jenis kanker, termasuk termasuk kanker usus atau kanker kolorektal.

K-Muricata adal obat herbal kanker yang terbuat dari ekstrak daun sirsak pilihan dan umbi keladi tikus yang diolah secara Modern.

Harga Teh K-Muricata obat kanker

1 box = Rp. 600.000,-

  • 1 box isi 30 sachet

  • Harga belum termasuk ongkos kirim

Baca selengkapnya »
Unknown
0 Comments

You Might Also Like